Tips Membeli Kapal Nelayan yang Tepat

Sebagian besar negara Indonesia memang dikelilingi oleh air dengan jumlah ikan melimpah. Jadi bukan hal aneh jika kerap dijumpai masalah ikan dicuri oleh negara lain. Namun bukan masalah pencurian ikan yang akan dibahas pada artikel kali ini. Di artikel ini akan membahas mengenai bagaimana caranya mendapatkan kapal nelayan yang tepat dan tahan lama. Dalam pemilihan kapal nelayan yang tepat memang menjadi satu tantangan menyenangkan. Namun untuk orang yang belum pernah membeli sebelumnya, tentu akan sedikit menakutkan.

Nah berikut ini beberapa tips dalam membeli kapal nelayan yang tepat.

  1. Memilih Perahu Berorientasi Ketahanan Bukan Kecepatan

Seperti namanya, kapal nelayan dipakai untuk mencari ikan jangka panjang. Oleh sebab itulah, sangat penting untuk bisa membeli kapal dengan mengutamakan daya tahan dan usia berlayarnya. Bukan hanya dari segi bentuk saja yang harus diperhatikan. Kapal nelayan biasanya dipakai setiap hari untuk mencari ikan. Lain hal dengan kapal pemancingan yang mana hanya dipakai beberapa kali dalam sebulan. Apabila berencana menggunakan kapal nelayan untuk berlayar samudra dan bermalam. Maka sangat ideal untuk membeli yang kapal dengan lambung kapal. Desain ini cocok untuk perairan kasar, mengendarai ombak dan memberikan kenyamanan lebih baik untuk para pemancing.

  1. Menyesuaikan dengan Anggaran

Mencari informasi mengenai harga kapal sebelum membeli merupakan hal paling penting. Ini dikarenakan antara satu vendor dengan vendor kapal lain bisa memberikan penawaran harga berbeda. Anda bisa bertanya kepada orang yang sudah berpengalaman atau sudah pernah membeli kapal nelayan sebelumnya. Dengan begitu Anda bisa mendapatkan kesempatan untuk belajar tips dalam memilih kapal nelayan yang ideal. Selain itu juga untuk mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan. Misalnya penipuan oleh penjual. Saat membeli kapal nelayan ini, pastikan bahwa kapal yang didapatkan ini sesuai dengan harga yang sudah dibayarkan. Sebab, kapal nelayan tentunya bukan sebuah barang yang bernilai murah.

  1. Memahami Garansi

Saat akan membeli kapal nelayan, pastikan untuk mengetahui bahwa kapal tersebut memiliki garansi. Kemudian pelajari garansi tersebut, sebab tidak semuanya akan sama. Pilihan terbaik jika Anda membeli kapal nelayan dari dealer langsung. Ini karena dealer bisa menyediakan layanan perbaikan apabila kapal nelayan tersebut rusak. Perlu diketahui dengan baik bahwa garansi akan membantu jika sewaktu-waktu kapal yang dibeli tidak sesuai dengan penjelasan penjual. Pastikan juga membeli kapal nelayan dari dealer yang menawarkan cakupan tepat dan luas. Mesin kapal nelayan merupakan nyawa utama, jika tidak ingin membayar dalam jumlah besar untuk memperbaiki kerusakan. Maka sebaiknya memeriksa garansi terlebih dahulu.

  1. Memastikan Kapal Nelayan Mempunyai Sertifikasi Tepat

Pastinya Anda sudah tahu bukan jika mempunyai kapal nelayan harus memiliki izin. Oleh karena itulah, pastikan untuk melengkapi dokumen yang dibutuhkan supaya aman ketika menggunakan kapal tersebut untuk mencari ikan. Layaknya kendaraan daratan, pastikan bahwa kapal nelayan tersebut sudah terdaftar. Jadi bersiaplah untuk mendaftarkan kapal nelayan. Hal ini juga penting ketika membeli kapal nelayan untuk dicatat apabila disertifikasi oleh NMMA. Agen akan menjamin bahwa sertifikasi yang mereka berikan di setiap kapal nelayan melewati standar keunggulan agensi.

  1. Memilih Vendor Terbaik

Hal paling penting dalam pembelian kapal nelayan adalah memilih vendor atau dealer. Di Indonesia sendiri terdapat cukup banyak dealer atau vendor kapal nelayan. Beberapa diantaranya bisa memberikan penawaran harga terjangkau untuk konsumennya. Terkadang hal ini juga membuat kebingungan. Oleh karena itulah, sangat penting bagi Anda untuk bisa memilih vendor kapal nelayan yang benar-benar tepat dan berpengalaman. Jadi Anda nantinya bisa merasa nyaman dan aman selama melakukan pembelian kapal nelayan ini.

Jenis-Jenis Kapal Penangkap Ikan di Indonesia

Menurut Keputusan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor: KEP. 02/MEN/2002 kapal perikanan mempunyai beberapa jenis, diantaranya sebagai berikut:

  • Purse Seine (Kapal Pukat Cincin)

Merupakan kapal nelayan paling efektif untuk menangkap sekumpulan ikan yang dekat permukaan. Di tiang utama terdapat tempat jala (crows nest) sebagai tempat pengamatan ikan. Kapal pukat cincin yang berukuran besar ini mempunyai fasilitas bangunan pengamatan dan helipad. Kapal pukat cincin yang dipakai di Indonesia adalah kapal purse seine kayu yang tidak menggunakan power block. Dimana menggunakan tenaga manusia untuk menggerakkan kapal ini dan mempunyai awak kapal 20 – 35 orang saja. Untuk muatannya hanya 30 – 600 gross tonnage (GT) atau tonase kotor. Sistem operasi kapal ini ada dua, yaitu satu kapal dan dua kapal. Juga mempunyai dua jenis, yakni kapal pukat cincin pantai dan kapal pukat cincin lepas pantai.

  • Kapal Pukat Hela

Juga disebut trawler, dan merupakan kapal ikan yang di desain menarik pukat hela ke belakang. Biasanya kapal ini mempunyai geladak kerja di buritan, kecuali kapal hasil modifikasi yang dipakai untuk mengoperasikan kapal pukat hela samping. Untuk kapal pukat hela belakang dan samping dipakai mengoperasikan trawl dasar, pertengahan dan permukaan. Hasil tangkapan ikan nantinya ada yang langsung diatas deck dan untuk kapal pukat hela ukuran besar dilakukan dibawah deck. Kapal pukat hela ini bisa menampung sampai 200GR dan dilengkapi slip way & roller pada buritan, yang fungsinya untuk alur pukat hela dari dan ke kapal.

  • Kapal Pukat Hela Rig Ganda

Nama lain dari kapal ini adalah double rigger trawl, yang merupakan kapal hela udang. Yang mana di desain untuk menghela dua atau lebih pukat hela ketika menangkap udang di bagian belakang kapal lewat dua buah rig yang terpasang menjorok ke kiri dan kanan lambung kapal.

  • Kapal Pancing Joran

Untuk kapal ini mempunyai dua tipe, yakni tipe Amerika dan Jepang. Kapal ini pun memiliki nama lainnya, yakni huhate atau pole and line. Kapal pancing joran yang berada di Indonesia dioperasikan adalah tipe jepang, karena pemancingan dilakukan di haluan. Ruang kemudi dan akomodasi ditempatkan pada bagian buritan. Selain itu kapal ini pun dilengkapi dengan tangki umpan hidup dan water sprayer untuk menarik perhatian ikan. Kapasitas yang mampu ditampung oleh kapal ini sekitar 10 – 80GT dengan awak kapal 15 – 30 orang. Anjungan dari kapal ini menjorong ke dalam, mempunyai bak umpan hidup dan penyemprot air. Kapal pancing joran ini mempunyai tiga jenis, yakni kapal huhate perairan pantai, kapal huhate perairan lepas pantai dan kapal huhate perairan samudera.

  • Kapal Rawai

Dilengkapi dengan pancing ini memiliki dua tipe, yakni Eropa dan Jepang. Umumnya, kapal rawai ditarik dari lambung kapal menggunakan line hauler. Sedangkan setting dan penataan komponen kapal rawai ditentukan dari tipe pemakaian kapal. Kapasitas kapal ini sekitar 50 – 200GT dengan awak kapal 10 – 25 orang.

  • Kapal Tonda

Ukuran kapal tonda ini pun sangat variatif, mulai dari ukuran kecil dengan geladak terbuka sampai ukuran besar. Kapal tonda ini ditarik sepanjang permukaan dan dilengkapi dengan sistem refrigasi sepanjang 30 – 35 meter. Kapal ini digerakkan oleh mesin namun juga dipasang layar untuk mempertahankan haluan. Di Indonesia sendiri kapal ini digunakan di sekitar kepulauan Karimun Jawa dan Bawean.

Leave a Reply

Your email address will not be published.